Sabtu, 03 Mei 2008

wimpy


Siapa yang suka makan Burger?
jangan banyak banyak y.. ntar kayak wimpy..
hihihihihi....

Ga ada yang salah dari Televisi

Televisi tidak di temukan oleh satu orang, namun atas penemuan berbagai orang baik yang bekerja sendiri atau dalam tim. Straubhaard misalnya mengatakan bahwa penyiaran televisi pertama dilakukan oleh Charles Jenkins (AS) dan John Logie Baird ketika mereka bekerja secara terpisah untuk melakukan uji coba tranmisi siaran pada tahun 1925. Tevisi disini ialah televisi siaran (television broadcast) yang merupakan media jaringan komunikasi dengan meiliki ciri-ciri yang dimiliki komunikasi massa. CCTV (Closed Circuit Television) tidak termasuk karena tidak ada sistem hubungannya dengan pemancar.
Televisi merupakan paduan audio dari segi penyiarannya (broadcast) dan video dari segi gambar bergeraknya (moving image) Effendy (1993) dalam bukunya Televesi Siaran Teori & Praktek. Isyarat televisi (television signal) terdiri dari dua bagian yang terpadu, yakni saluran suara yang termodulasikan secara frekuensi (frequency modulated sound channel) dan saluran video (video channel)

Fungsi televisi menurut Effendy 1993:
1. Fungsi penerangan.
Televisi dianggap sebagi media yang mampu menyiarkan informasi yang amat memuaskan. Hal ini disebabkan dua yang terdapat pada media massa yaitu faktor pertama “immediacy” dan faktor kedua “realism”. Immediacy, langsung dan dekat peristiwa yang disiarkan televisi dapat didengarkan oleh masyarakat seketika atau saat peristiwa terjadi. Realism mengandung makna kenyataan yang berarti apa adanya sesuai dengan kenyataan.
2. Fungsi pendidikan.
Mampu untuk menyiarkan acara pendidikan kepada khalayak yang jumlahnya banyak secara berkesinambungan. Diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan penalaran masyarakat.
3. Berfungsi sebagai hiburan.
Selain sebagai media informasi dan mendidik televisi menjadi media penghibur untuk khalayak. Berbagai macam tayangan yang disajikan dapat dinikmati masyarakat.

Di era globalisasi ini dimana teknologi semakin pesat perkembangannya menuntut perubahan di semua sector, maka terjadilah perubahan yang amat pesat dalam paradigma kehidupan manusia, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Danil Goleman di bukunya Suparlan menyatakan bahwa, ada dua factor yang mempengaruhi paradigma pendidikan keluarga dan sekolah, yakni televisi dan ekonomi.
Televise memang berwajah dua, bisa berwajah menyeramkan atau negative di satu sisi televise dapat menjadi media yang bernilai tontonan sekaligus tuntunan. so.. ga ada yang perlu ditakuti dari sebuah tayangan televisi . Ambil semua dan lontarkan kepada para pengacau moral generasi bangsa indonesia!!!

Jumat, 02 Mei 2008

tambah GILA kamu... :)

Senyum senyum sendiri di saat malam menjelang
ku ga bakal berhenti sampai pulsa habis begitu juga kamu...
ntar batreiku lowbat py...
jangan dimatiin py ku mo pipis dulu...

muuach...

ga ada yang perlu kamu lakukan.
kan ku ciptakan Duniaku sendiri
tidak ada hari,
tidak ada bulan,
tidak ada tahun,
bahkan tidak ada waktu di Duniaku!

ku hanya butuh kosong di Duniaku!

Impian adalah teman dalam hidupku..
Hatiku dan kamu adalah hidupku...!!!

i love u..